Struktur Percabangan Pada PHP

Pengantar

Percabangan adalah sebutan untuk alur kode program yang bercabang. Melalui percabangan kita bisa memberikan perintah pada program untuk memilih kode mana yang akan dijalankan berdasarkan pada kriteria yang telah ditentukan.

Pada tutorial kali ini kita akan membahas percabangan dengan bahasan yang lebih spesifik, yaitu percabangan pada bahasa pemrograman php. Percabangan di PHP memiliki dua metode, kedua metode tersebut adalah if dan switch - case.

Untuk percabangan if, bisa dibagi lagi menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah if, if else, if elseif else. Semua kondisi tersebut sangat bergantung pada kondisi apa yang kita harapkan.

Prasyarat

Untuk bisa mempelajari tutorial ini dengan baik, Anda diharuskan sudah membaca dan mepraktekan tutorial kami sebelumnya yang berjudul Membuat dan Membaca Form di PHP. Selain itu, Anda diharuskan sudah menginstall aplikasi Xampp, serta kode editor pada komputer. Untuk tutorialnya Anda bisa membacanya pada tulisan berikut.

Percabangan pada PHP menggunakan IF

Struktur percabangan IF biasa digunakan memilih kondisi dengan rentang nilai true tidak pasti. Dengan menggunakan if, kita bisa memilih kondisi true dengan rentang tertentu.

Menggunakan IF

Percabangan if merupakan percabangan yang hanya memiliki satu blok pilihan saat kondisi bernilai benar. Untuk lebih jelasnya, silakan buat kode program berikut.

Contoh 1 : Penggunaan IF

<?php

   $nilai = 80;

   if ($nilai>60)
   { 
      echo "Anda lulus";
    }

Ujicoba kode program tersebut dengan menjalankan-nya di browser, silakan masukan alamat http://localhost/nama_folder_di_htdocs_anda . Output dari kode program yang dituliskan diatas adalah sebagai berikut

Anda lulus

Menggunakan IF/Else

Penggunaan if/else bisa Anda gunakan jika percabangan yang diminta memiliki output lebih dari satu blok. Percabangan If/Else memiliki dua pilihan. Jika <kondisi> bernilai false, maka blok else akan dikerjakan.

Contoh 2 : Penggunaan if/else

<?php

$nilai = 30;

if ($nilai>60)
{
  echo "Anda lulus";
}else
{
  echo "Anda tidak lulus";
}

Output dari kode program tersebut adalah

Anda tidak lulus

Menggunakan if/elseif/else

Jika kondisi percabangan semakin banyak, maka Anda bisa menambahkan elseif pada tengah-tengah kondisi sebelum else. Hal tersebut akan memungkinkan kita untuk bisa melakukan seleksi dengan rentang pilihan lebih dari dua kondisi. Perhatikan potongan kode program berikut

Contoh 3: penggunaan if/elseif/else

<?php

$nilai = 70;

if ($nilai<=30)
{
       echo "Anda sangat perlu belajar lagi";
}elseif ($nilai>30&&$nilai<=70)
{
       echo "Disarankan untuk lebih banyak latihan";
}else
{
       echo "Sudah bagus, mohon pertahankan";
}

Pada contoh kode program diatas, dapat kita lihat bahwa kita memiliki tiga blok kondisi. Kondisi pertama adalah ketika nilai kurang dari sama dengan 30. Pada kondisi tersebut akan dimunculkan tulisan “Anda sangat perlu belajar lagi”. Kemudian jika rentang nilai antara 31 hingga 70, maka akan muncul tulisan “Disarankan untuk lebih banyak latihan”. Untuk melakukan pengecekan pada kondisi tersebut, kita bisa menggunakan perintah $nilai>30&&$nilai<=70. Kemudian yang terakhir adalah, jika nilai berada di luar rentang tersebut (lebih dari 70) maka akan muncul tulisan “Sudah bagus, mohon pertahankan”. Output dari kode program tersebut dapat dilihat dibawah ini.

Anda sangat perlu belajar lagi

Percabangan menggunakan switch..case

Pemilihan switch case bisa Anda gunakan pada pemilihan dengan nilai yang pasti namun memiliki pilihan yang banyak. Dengan kata lain, kita tidak bisa mengimplementasikan rentang penilaian dengan menggunakan pilihan ini. Silakan perhatikan contoh kode program dibawah

Contoh 4: penggunaan switch..case

<?php

$pilihan = 1;

switch($pilihan)
{
  case 1:
    echo "Anda memilih PTI";
    break;
  case 2:
    echo "Anda memilih BK";
    break;
  case 3:
    echo "Anda memilih PGSD";
    break;
  case 4:
    echo "Anda memilih PDPAUD";
    break;
  case 5:
    echo "Anda memilih SENDRATASIK";
    break;
  default:
    echo "Anda belum memilih program studi";
    break;
}

Pada contoh diatas bisa kita lihat pada kita melakukan switch terhadap variabel $pilihan. Kita melakukan pembacaan pada variabel tersebut, jika nilai dari variabel tersebut adalah 1 maka aplikasi akan menampilkan tulisan “Anda memilih PTI”, jika 2 akan menampilkan tulisan “Anda memilih BK” begitu juga selanjutnya.

Pada pemilihan switch, kita perlu menyediakan opsi ketika pengguna memilih nilai diluar dari nilai yang sudah kita tentukan. Misalkan, pengguna memilih nilai 6, dan angka 6 tidak ada pada salah satu case yang tersedia. Pada kondisi tersebut maka kita perlu menyediakan nilai default diakhir case.

Hal lain yang perlu diperhatikan pada pemilihan case adalah masing-masing dari bagian case harus diberi perintah break. Perintah tersebut berfungsi untuk memisahkan antara case yang satu dengan lainnya.

Output dari kode program tersebut adalah sebagai berikut

Anda memilih PTI

Latihan-latihan

Untuk lebih meningkatkan pemahaman Anda, silakan coba kode program berikut

Latihan 1 : Penentukan lokasi provinsi dengan switch

<html>
  <head>
    <title>Belajar Switch</title>
  </head>
  <body>
    Pilih kota/kabupaten
    <form action="" method="post">
      <select name="kota">
        <option value="1">Kota Tasikmalaya</option>
        <option value="2">Kab Cirebon</option>
        <option value="3">Kab Cianjur</option>
        <option value="4">Kab Karawang</option>
        <option value="5">Kota Cimahi</option>
        <option value="6">Kab Cilacap</option>
      </select>
      <input type="submit" value="proses" name="proses" />
    </form>
    <?php
      if (isset($_POST['proses']))
      {
        $kota = $_POST['kota'];

        switch($kota)
        {
            case 1:
              echo "Anda di Jawa Barat";
              break;
            case 2:
              echo "Anda di Jawa Barat";
              break;
            case 3:
              echo "Anda di Jawa Barat";
              break;
            case 4:
              echo "Anda di Jawa Barat";
              break;
            case 5:
              echo "Anda di Jawa Barat";
              break;
            case 6:
              echo "Anda bukan di Jawa Barat";
              break;
            default:
              echo "Anda tidak menentukan pilihan";
              break;
        }
      }
    ?>
  </body>
</html>

Latihan 2 : Penentuan uang lembur

Masukan nilai jam lembur. Jika jam kerja lembur kurang dari sama dengan 3 jam, maka kalikan Rp 50.000. Namun jika lebih dari 3 jam, maka nilainya tetap dianggap 3 jam.

<html>
  <head>
    <title>Belajar Switch</title>
  </head>
  <body>
    Masukan Jam
    <form action="" method="post">
      <input type="text" name="jam" />
      <input type="submit" name="proses" />
    </form>
    <?php
      if (isset($_POST['proses']))
      {
        $jam    = $_POST['jam'];
        $lembur = 0;
        if ($jam<=3)
        {
          $lembur = $jam*50000;
        }else
        {
          $lembur = 3*50000;
        }

        echo "Uang lembur Anda = ".$lembur;
      }
    ?>
  </body>
</html>

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like these

Mulai Chat
Butuh Bantuan?
Hi, selamat datang di Prilude Academy. Ada yang bisa kami bantu?

Kami siap membantu Anda pada jam kerja :)